Tips Belajar PHP

1. Sebelumnya sahabat harus mempunyai komputer sendiri dulu, takutnya kalo belajarnya dikomputer teman atau kantor gak akan barokah.

2. Ada yang bilang seorang Programmer PHP harus membawa PHP Manual yang bisa didownload dari php dot net, yang saya tau manual ini adalah sumber buku PHP terlengkap yang pernah saya liat, hanya masih berbahasa inggris.

3. Untuk pengguna windows Sahabat bisa menggunakan PHP Triad, Menginstall Manual PHP, MySQL dan yang lainnya atau saran saya sahabat bisa mendownload XAMPP, ini adalah paket terpadu yang lebih lengkap dan update ketimbang PHP Triad.

4. Untuk PHP Pemula bagusnya belajarnya secara terstruktur, mulai dengan pengenalan HTML hingga diluar kepala, tahap-tahap dasar PHP dan setidaknya dalam tahapan ini sahabat bisa membuat Buku Tamu.

5. Jika tips yang keempat sudah bisa dilakukan sahabat akan mudah membuat aplikasi yang lebih rumit seperti Content Management System Dan aplikasi lainnya.

6. Usahakan untuk sesering mungkin mengkoding dan jangan sungkan untuk coba-coba membuka code yang dimiliki oleh OpenSource sebagai bandingan dan masukan.

7. Walaupun sahabat Pemula, namun tetap keamanan program, kesetabilan harus sambil dipikirkan.

8. Banyak buku tentang PHP

Moga bermanfaat

Belajar PHP dengan Mudah menggunakan PHPTRIAD

PHP adalah skrip pemrograman bersifat server side yang ditambahkan ke dalam HTML. PHP membuat suatu aplikasi dapat diintegrasikan ke dalam HTML sehingga halaman web tidak lagi bersifat statis, tetapi bersifat dinamis. PHP termasuk bahasa pemrograman web yang cepat berkembang dan diminati banyak orang. Salah satu alasannya adalah dekatnya pola pemrograman PHP dengan bahasa C. Sehingga yang sudah terbiasa dengan bahasa C bisa dengan cepat beradaptasi dengan PHP.

MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis. MySQL merupakan database open source yang saat ini cukup banyak digunakan pada berbagai aplikasi. Keandalannya dalam mengolah database ditunjang kecepatannya dalam mengakses perintah query serta banyaknya fitur-fitur yang dimiliki menjadikannya sebagai database idola saat ini.

PHPTRIAD adalah sebuah bundle software under windows yang didalamnya terdapat Apache (webserver), PHP (script programming language), dan MySQL. Semua software tersebut bisa didapatkan hanya dengan satu kali install. Bagi pemula yang ingin belajar PHP-MySQL, phptriad sangatlah membantu. Karena kita tidak terlalu dipusingkan dengan instalasi software yang dibutuhkan secara terpisah-pisah.

Instalasi PHPTRIAD

Untuk mendapatkan PHPTRIAD kita bisa langsung mendowload dari http://www.PHPGeek.com. Berikut ini adalah langkah dalam melakukan instalasi PHPTRIAD.

1. Jalankan setup phptriad
2. Setelah di pilih “I Agree” maka proses instalasi dilakukan
3. Setelah selesai tekan tombol close

Menjalankan Apache
1. Untuk menjalankan apache kita bisa dengan mudah meng-klik start – all programs – PHP TRIAD – Apache Console – Start Apache.

2. Kemudian untuk men-test apakah apache sudah berjalan sebagai mana mestinya, maka kita buka internet explorer (start – all programs – internet explorer). Setelah itu pada address kita tuliskan http://localhost atau http://127.0.0.1.

3. Untuk file-file PHP yang kita buat, bisa disimpan dalam directory “c:\apache\htdocs\”. Untuk men-test apakah PHP sudah berjalan sebagaimana mestinya kita cukup mengetikkan http://localhost/phpinfo.php pada address bar internet explorer.

Menjalankan MySQL

Mengakses Database Mysql dengan PHPMyADMIN

PHPMyADMIN adalah sistem administrasi database MySQL yang berbasi s web. Semua administrasi dan manajemen dapat dilakukan melalui tampilan web. Untuk mendapatkan software ini kita bisa langsung mendowload dari http://phpmyadmin.sourceforge.net/. Namun, apabila kita telah meng-install PHPTRIAD, maka dengan sendirinya aplikasi PHPMyADMIN pun sudah terinstall. Untuk mengaksesnya kita cukup menuliskan http://localhost/phpmyadmin. Tapi sebelum semuanya bisa berjalan kita melakukan konfigurasi terlebih dahulu.

1. Buka file config.inc.php dari directory c:\apache\htdocs\phpmyadmin dengan menggunakan software text editor, kemudian edit pada bagian-bagian berikut dan sesuaikan dengan seting pada MySQL server yang kita gunakan :
– $cfgServers[1][’host’]=’localhost’;
(ip komputer yang terinstall MySQL, atau localhost untuk contoh kasus ini)
– $cfgServers[1][’user’]=’root’;
(user default dari mysql adalah root)
– $cfgServers[1][’password’]=’’;
(password default dari mysql biasanya kosong)
– $cfgPmaAbsoluteUri=’http://localhost/phpmyadmin
(lokasi dari phpmyadmin)

2. Kemudian buka internet explorer dan ketik http://localhost/phpmyadmin jika berhasil maka akan didapati tampilan seperti gambar berikut :

Instalasi dan Konfigurasi MySQL-FRONT

Selain dengan menggunakan PHPMyADMIN, kita dapat mengakses MySQL server kita dengan menggunakan software MySQL-FRONT. Software ini bisa kita dapatkan dari http://www.mysqlfront.de/. Versi yang digunakan dalam artikel ini adalah MySQL-Front Ver. 3.0.

Untuk menginstallnya kita cukup menjalankan file setup yang telah kita dapatkan, kemudian kita cukup mengikuti perintah yang tampil dilayar.

Setelah selesai proses instalasi, selanjutnya adalah melakukan konfigurasi untuk seting MySQL server yang kita punya.

1. Pada bagian Connection – Server kita isikan localhost (atau ip MySQL kita apabila MySQL tidak di Instal secara stand alone
2. Kemudian pada bagian login, kita masukkan username dan password untuk mengakses MySQL Server.
3. Apabila berhasil maka akan terlihat tampilan seperti berikut

MySQL-Front

Belajar PHP Lanjutan

Hai guy’s ! Ketemu lagi ama gw di sini. Sekarang gw mau ngelanjutin artikel tentang belajar PHP yang sempat tertunda hampir sekitar 6 bulan ( how can ? ). Yes, dulu gw sangat sibuk tidur, he3.. Biar ni artikel bener-bener kebaca, gw ngebagi menjadi dua bagian besar : The important part dan the boring part. Yup, buat kalian yang gak hobi baca, cukup pahami the important part.

The Important Part

variable ::variasi :: variatif

Apa maksud ketiga kata diatas ? Gak ada, he3.. Sebenernya itu merupakan sedikit pemaksaan analogi dari gw. Variable adalah sesuatu yang nilainya bisa berubah-ubah sesuai keinginan kita. Lawan dari variable adalah konstanta. Hum.. definisi yang memuakan.

Langsung aja kita lihat contoh :

$a = 10 ; // isi variable bernama ‘a’ dengan bilangan bulat ( integer ) 10

$a = “Wildan” ; // sekarang, kita ganti isi dari variable bernama ‘a’ dengan kalimat ( string ) “Wildan”

Ok, cukup jelas bukan penggunaan variable ? Sebuah variable di PHP bisa dijejali bermacam-macam data tanpa harus memikirkan tipe dari variable tersebut. Oh, emang variable ada tipenya yah ? Tidak usah dipikirkan. Sekarang, lihat aja variable $a di atas. Pertama dia diisi dengan integer 10, setelah itu berubah menjadi string “Wildan”. Ups, hampir lupa. Apa guna tanda dolar ( $ ) ? Cari sendiri, he3.. ( clue : $nama_variable )

Bagaimanapun juga, variable seperti yang tadi dicontoh hanya bisa menampung satu buah nilai. Kalau kita taro nilai yang baru, secara automatis nilai yang lama bakalan ilang. Adakah variable yang bisa menyimpan banyak nilai sekaligus ? Jelas ada, variable kayak gini disebut array. Ok, sekarang kita lihat contoh array.

$person[0] = “Edison”; // contoh array numeric
$person[1] = “Wankel”;

$creator[’Light bulb’]    = “Edison”; // contoh array asosiatif
$creator[’Rotary Engine’] = “Wankel”;

$i = 2 ;
$person[$i] = “jojon” // Array $person[2] diisi dengan nilai jojon.

$i = “Mesin Jahit”
$creator[$i] = “Butterfly” // Mirip ama contoh di atas

Kita bisa ngelihat kalau array adalah rentetan variable yang dibundel jadi satu buah nama. Array yang pake angka ( $person ) mirip dengan buku. Untuk mengakses isinya kita cukup tahu nomer halaman ( kalau di array tadi ya indexnya ). Array yang kedua mirip dengan kamus ( $creator ). Cukup dengan mengetahui kata apa yang kita cari, maka kita akan segera mendapat padanannya di kamus.

Sebenernya masih ada satu jenis variable lain di PHP, yaitu objek. Tapi untuk sekarang, kita lewat saja dulu. Ok, cukup sekian untuk important part.

The Boring Part

Aturan penamaan variable

Yes, kita gak bisa sembarang ngasih nama. Tenang aja, gak mesti bahasa inggris kok, yang penting sesuai dengan aturan penamaan yang berlaku :

  1. Dimulai dengan tanda dolar
  2. Karakter kedua berupa huruf atau underscore ( _ )
  3. Dilanjutkan dengan angka, huruf, atau underscore.
  4. Gak boleh sama ama reserved word ( kata yang udah di boking ama PHP)

Pada intinya, berilah nama variable sesuai kegunaanya. Gak usah ngasih nama yang aneh-aneh atau panjang-panjang. Percaya deh, susah buat ngingetnya !  Jangan membiasakan diri menggunakan suatu variable berulang untuk berbagai keadaan. Percaya deh, gak baek buat kelangsungan hidup program.

Variable References

Mungkin diantara kalian ada yang familiar dengan istilah pointer. Pointer adalah variable yang menunjuk ke variable lain. Di PHP, istilah ini kita sederhanakan menjadi alias. Yuk kita lihat contoh ;

$wildan = “ganteng” ; // [1] Jangan sirik, gw yang nulis

$beruang = &wildan ; // variable $beruang jadi alias untuk variable $wildan

$beruang = “sangat tampan” ; // lihat [1]

Tebak apa isi dari variable $wildan sekarang ? Yes.. “sangat tampan” . Intinya, tanda “dan (&)” digunakan sebagai perintah agar suatu variable berubah menjadi alias bagi variable lainnya. Pada contoh diatas, $beruang adalah nama lain dari $wildan. Kalau isi dari $beruang kita ubah, maka isi dari $wildan bakalan ikut berubah. Apa guna dari teknik alias ? Hum.. he3..  Sebenernya banyak, tapi gw bakal jelasin ntar

Variable variables

Ini konsep yang agak unik sebenernya, coba perhatikan contoh di bawah baik-baik :

$rachman = 12 ;

$nama = “rachman” ;

$asep = $$nama ;

Setelah semua statement di atas di eksekusi, isi dari variable $asep adalah integer 12. Kita lihat step by step nya mengapa semua itu harus terjadi :

  • Variable $rachman diisi dengan nilai integer 12
  • Variable nama diisi dengan string “rachman”
  • Lihat baris ketiga disinilah magic nya . $$nama -> ${$nama} -> ${rachman} -> $rachman

Akhirnya si asep menerima isi dari variable $rachman yaitu integer 12.

Lagi – lagi, sebenernya pembahasan mengenai variable beleum selesai sampai disini. Kita masih punya utang banyak :

  • Variable Scope  : Ntar dibahas sekalian ama fungsi
  • Array traversal : Ntar dibahas sekalian ama looping
  • Static variable  : Sama, ntar dibahas sekalian ama fungsi

Belajar PHP Framework

Beberapa hari ini saya mulai mempelajari PHP Framework. Entah kenapa tidak dari dulu mempelajari macam framework. Jujur saya, dikampus saya tidak diajarkan tentang framework, kuliah pemrograman web ya cuma php dan mysql, tanpa ada embel-embel OOP. Dan ternyata framework ini sangat diperlukan ketika memasuki dunia kerja, apalagi jika software house yang memproduksi program berbasis web, tentu saja dibutuhkan semacam framework,baik membuat sendiri atau menggunakan framework yang telah ada.Saat ini banyak sekali php framework yang tersedia, misalkan saja Cakephp, CodeIgniter atau bisa dicari dengan kata kunci php framework, dijamin anda akan mendapatkan sejuta web yang berhubungan dengan php framework.

Tapi apa sih sebenarnya php framework itu? kenapa begitu dibutuhkan?
php framework adalah sebuah lingkungan pengembangan aplikasi berbasis php yang berisi sejumlah class-class yang telah dibuat agar digunakan kembali untuk membuat aplikasi. Jenis class-class ini tergantung tujuan dari php framework tersebut, phpframework yang satu dengan framework yang lain kemungkinan berbeda. Tetapi sebagian besar, php framework yang tersedia saat ini berbasis MVC (model view controller), ini model php framework yang modern.

Jika menulis aplikasi dengan suatu framework, maka harus mengikuti aturan dari framework tersebut, tidak boleh asal. Karena inilah perusahaan menggunakan framework daripada membiarkan si programmer dengan style nya. Bagi saya framework seperti sebuah IDE yang dilengkapi dengan banyak fasilitas, kita tinggal memakainya saja. Tetapi kebanyakan, orang yang sudah terbiasa dengan style programingnya akan sulit mengikuti alur framework ini, tahu sih tahu, cuma untuk mengikuti agak sulit, ini hanya masalah prinsip programmer.

Tapi sebenarnya dengan framework tersebut, membuat program web menjadi lebih mudah, karena jika dulu sebelum menggunakan framework, untuk menuliskan data ke dalam database perlu beberapa langka,jika dengan menggunakan fitur framework, cukup sebuah method saja. Tapi jauh lebih penting lagi adalah framework mindset, yaitu cara berpikir yang ter-framework.

Instalasi Apache, PHP dan MySQL di Windows

Sebenarnya Belajar PHP itu, paling enak kalo ada yang membimbing (ada gurunya
, les PHP, dsb) Tapi…., kalo yang lagi seret kantongnya, (like me) bisa
kok belajar secara Otodidak! Yang harus kamu persiapkan adalah :

1. Tentunya harus ada Softwarenya
2. Instalasi Software tersebut
3. Dan Editor yg membantu kamu belajar

Nahhhhh sekarang kita menuju ke No.1 oke..??

1.Sebagai seorang Pemula dalam Pemrogramman PHP, Kita akan menggunakan PHPTriad
untuk belajar! PHPTriad adalah suatu software yg didalamnya sudah terdapat Bundled
PHP,Apache server, dan MySQL. Dan semua Settingan yg kamu perlukan untuk menjalankan
script2x PHP kamu udah disett Otomatis! PHPTriad bisa kamu dapatkan di http://www.download.com
|| http://www.sourceforge.net kalo belum Puas cari di SearchEngine seperti http://www.google.com

2. Nahhhhh Instalasinya Gampang…! Anda-anda semua pasti udah bisa Install
software di windows kan…? Tinggall Klik dobel, truss Ikutin petunjuknya.
(GAMPANNG…!)

Setelah instalasi selesai kamu coba nihhhhhh ketikkin di Mode DOS yaaaa

Di DOS kamu ketikkin gini… [kamu ada di C:] C:>cd apachehtdocs [enter]

Lalu ketikkin C:>edit coba.php [enter] untuk scripnya.., ketikkan gini nehhhh

<?php

phpinfo();

?>

save !

lalu buka browser kamu , ketikkin di alamat : localhost/coba.php [enter]

JREEEEENG kamu akan melihat Page-nya PHP! (itu kalo berhasil)

3. Editor disini, kamu bebas kok mau pake aja! Terserah dehhh mau pake NotePad-nya
Mikocok Windus ! ato yg lainnya.

Tapi…., sebagai seorang pemula, kamu saya sarankan pake sofware PHP editor
yg Sangat membantu kamu! Nggak neko neko dehhhh. Namanya PHPED. Kamu bisa cari
di CD-nya Neotek! Kalo kamu tinggal di Daerah Jakarta, kamu langsung aja Datengin
Kantornya! Aku nggak tau jelas dimana kantornya. Dan yg berada di luar jakarta,
kamu bisa download di Internet! Cari aja di SearchEngine ketikkin “Download
PHPED”

Kalo filenya Sa-GAJAH, kamu Split aja ! paling2x butuh 6 Disket.

5. Nahhh kalo yg Nomer 4 ini nggak perlu gw Jelasin dehhhh yaaaaaaa solanya
kemampuan otak masing masing orang kan beda-beda! Heheheheh ? ?

TROUBLESHOOTING MASALAH –MASALAH PADA SAAT INSTALASI MAUPUN SESUDAH INSTALASI

Masalah : “Lo..??? kok waktu instalasi keluar pesan “your TCP/IP
bla bla bla…. Is not Configure”

Penyelesaian: Kamu masuk ke Control Panel! Lalu klik dobel icon Network. Dan
pilih TCP/IP lalu klik Properties! Setelah itu , di Tab DNS configuration, yaitu
di Kolom Host kamu isi dgn localhost . dan di opsi domain kamu isi localhost
juga . Trussss setelah itu kamu bis aklik oke dan Kamu akan Diminta memasukkan
CD win98 kamu (itu kalo kamu pake win98!).

Masalah : “waktu aku ketikkin di Browser, localhost/file_aku.php

Kok nggak malah “The Page Cannot Be Displayed”

Penyelesaian: Itu Berarti WebServer belum diaktifkan! Caranya gini… klik
Start?Program? PHPTriad? apache console? klik start apache! Lalu ulangi script
kamu pasti mau…..

Ehhm gw kira segitu aja yang bisa gw Tulis sekarang! Mungkin dilain waktu
gw akan Nulis Tutorial yg lebih bagus lagi buat Pemula yg Pengen belajar PHP.

Tips Belajar PHP

Kemarin lagi Online mengunakan Yahoo Messenger (YM) eh ada siswa yang kebetulan lagi online juga. Pas ditanya dia lagi ngapain? dia bilang lagi belajar PHP (wah mungkin sudah pinter nih anak belajar bahasa pemrograman sambil chatting bolehlah…) .  Setelah beberapa detik dia curhat kalo dia nggak ngerti pelajaran PHP, katanya “susah sekali ngerti bahasa PHP ini mbk”  (ya iyala lagi belajar sambil chatting  mana bisa masuk secara konsentrasi kan jadi buyar kl sambil chatting)  mana nyalahin instruktur yang mengajar pula,  sebagai instruktur  saya tersinggung juga abis kan satu profesi  ^_^

Kemudian saya keluarkan jurus nasehat-menasehati dalam kebaikan (ciee ila…),  gini ya saya panggil namanya kalo mau belajar itu nggak tergantung dari siapa yang mengajar tapi dari sendiri walaupun yang ngjr orang paling pinter sedunia kalo kitanya nggak ada minat sama pelajaran itu nggak akan mungkin masuk, jadi yang utama harus tumbuhkan minat terhadap pelajaran tersebut dulu. Kalo sdh ada minat pasti kita selalu mencari tahu tentang materi tersebut dengan mengumpulkan referensi tentang materi tersebut kemudian kalo sudah ada referensi pengetahuan kita akan bertambh sehingga pada waktu instruktur menerangkan kita sudah tahu tinggal menambahkan saja.

kalo di atas itu ma tips dari saya and versi saya sendiri…memang kalo belajar bahasa pemrograman itu susah memang tergantung minat kita yang timbul dari dalam hati…tapi saya coba-coba Searching ke mbah Google untuk cari tips belajar PHP (hitung-hitung untuk persiapan nanti waktu mengajar bahasa yang satu ini).

Ok Begini Tipsnya

Pemrograman PHP sebenarnya sangat mudah dipelajari, dan artikel ini akan membantu anda untuk mempelajari tahapan pemrograman PHP dengan jauh lebih mudah lengkap dengan link-link yang berguna.

PHP adalah bahasa pemrograman yang relatif sangat mudah dipelajari karena sangat fleksibel dan tidak memerlukan aturan yang ketat dalam penulisan programnya. Nah, untuk bisa emmpelajarinya at least kamu harus memahami beberapa hal yang dasar terlebih dahulu. Kita mulai dengan urutan ilmu yang sebaiknya dikuasai terlebih dahulu ya.

Urutan Belajar Pemrograman PHP

Pertama sekali, kamu harus udah terbiasa nginternet. ini hukumnya wajib dan mandatory, karena PHP adalah bahasa pemrograman yang ditujukan untuk pemrograman di dunia internet. Perhatikan contoh-contoh web dinamis yang pernah kamu telusuri dan kamu pasti sudah melihat bahwa aplikasi web interaktif sangat bervariasi dan bermanfaat. Dengan melihat banyak contoh yang ada, maka kreasi kamu akan lebih kratif.Kalau udah sering nginternet, kamu harus memahami dulu cara kerja pemrograman Internet. Kamu bisa mulai dengan mempelajari bagaimana sebuah halaman web dapat tampil di layar komputer kamu dari web server yang letaknya jauh di belahan bumi lain. Salah satu sumber yang baik adalah http://w3school.org check that out!

Setelah punya bayangan tentang cara kerja internet, kamu bisa mulai belajar pemrograman HTML dulu untuk membuat halaman web statis. Kamu perlu menguasai HTML ini demi keindahan tampilan web site yang akan kamu bikin. Lengkapi pengetahuan kamu dengan tambahan ilmu lain seperti CSS yang akan membuat kamu mudah dalam mengubah tampilan web kamu dalam waktu singkat.

Kalau udah cukup mateng di HTML, kamu udah bisa mulai melangkahkan kaki kamu untuk mempelajari pemrograman PHP. Hal ini akan memberikan kemampuan baru pada web site yang kamu buat yaitu sifat interaktif dengan pengunjung web site kamu. Sebagai salah satu sumbernya, kamu bisa belajar php di tutorial yang ada di situs ini.

Nah, saat kamu udah mulai mempelajari pemrograman PHP, kamu akan sampai ke satu titik di mana kamu akan membutuhkan database. Database ini berguna untuk membuat web site kamu lebih bermanfaat lagi yaitu dengan membuat kamu bisa menyimpan data untuk dan dari pengunjung web site kamu dalam jumlah besar dan menampilkannya dengan lebih mudah.

Ok, kalau udah sampai tahap ini, kamu udah memliki semua kemampuan dasar untuk membuat web site. Selanjutnya kamu tinggal mengasah kemampuan yang kamu miliki dengan banyak mempelajari script yang sudah ada. Kamu bahkan bisa membuat program PHP yang canggih tanpa perlu menuliskan setiap kode dari awal. Gunakan script yang ada untuk membantu kamu melakukan development web site PHP kamu dengan jauh lebih cepat. Kunjungi web site http://hotscripts.com sebagai salah satu sumber kamu, dan aktiflah di berbagai forum PHP yang ada.

Terakhir… praktek, praktek dan praktek.

Semoga Bermanfaat ya….

Tetap semangat ya  ^_^

Menulis di PHP

Berikut script pertama untuk memulai perjalan PHP ini:

<!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN”
http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd”&gt;

<html xmlns=”http://www.w3.org/1999/xhtml”&gt;

<head>
<title>Bookmark Saya</title>
</head>

<body>

<?php
echo “Bookmark Saya”;
?>

</body>

</html>

Salah satu yang membuat PHP sangat populer, scriptnya bisa disisipkan di HTML.

untuk menyisipkan scrip php bisa menggunakan:

<?php
//Script Anda
?>

atau dengan cara short tag

<?
//script Anda
?>

Komentar itu perlu

Ada baiknya menuliskan comment berisikan hal-hal yang membantu kita/orang lain mengerti kembali maksud script kita, dan cara penggunaannya.

untuk menuliskan satu baris komentar gunakan //

<?php

//Ini hanya untuk memcetak tulisan “Bookmark Saya”

echo “Bookmark saya”;

?>

Untuk komentar yang terdiri dari beberapa baris, gunakan pasangan /* */

<?php
/*
Author: http://www.fauzi.ruangkopi.com/
Title : Bookmark Saya
Version: 0.0.0.0.1

*/
?>